MENGUNGKAP KECURIGAAN PENYIMPANGAN DANA BOS SEKOLAH DASAR DAN SMP DI KABUPATEN BEKASI. Bagian-1

KUPAS TUNTAS's avatar
KUPAS TUNTAS
2 Okt 2025 03:48
Bekasi News 0 131
2 menit membaca

Bekasi, Kupas Tuntas || Sungguh sangat terkemas sangat rapi dugaan penyimpangan permainan dugaan korupsi uang negara di lingkaran pendidikan setingkat sekolah Dasar dan sekolah menengah pertama di seluruh wilayah kerja pendidikan kabupaten bekasi, yang disinyalir semuanya sebenarnya cukup diketahui berbagai pihak di lingkungan pemerintahan Kabupaten bekasi, namun apakah hal ini karena dianggap biasa atau memang adanya aliran berbagi rejeki dengan pihak terkait?

Tentunya tidak sekonyong-konyong hal dugaan penyimpangan anggaran yang di gelontorkan pemerintah ini menjadi aman tanpa tersentuh pihak pihak yang semestinya bisa melakukan pencegahan dan tindakan jika tidak adanya dugaan sistem kerjasama yang kuat antara pihak yang diduga menjadi penikmat dan pihak dinas yang bertanggung jawab dalam hal tersebut.

Dalam penyerapan anggaran dana BOS di lingkungan dinas pendidikan kabupaten bekasi adalah melibatkan pihak ketiga , anggaran ratusan miliar tersebut sangat rawan penyimpangan yang diduga dilakukan pihak ketiga yang bermufakat dengan pihak sekolah, dari banyak kecurigaan tersebut juga di curigai modus oknum kepsek melalui petugas Operator sekolah yang melakukan pat gulipat dengan mengurangi jumlah dan beredar info banyaknya oknum pihak sekolah yang melakukan ijon dengan pihak ketiga.

Hal yang paling di sesalkan meski hal dugaan penyelewengan anggaran dana BOS tersebut hampir sudah bukan rahasia umum lagi tapi semuanya berjalan mulus lancar dan aman aman saja.

Sementara itu team Redaksi Kupas tuntas ada rencana menggandeng salah satu Lembaga penggiat anti korupsi untuk menelisik lebih dalam dugaan penyimpangan anggaran korupsi di kabupaten bekasi dan akan membawa kasus tersebut sampai ke kejaksaan agung karena hal tersebut diduga melibatkan banyak pihak dan diduga melibatkan pihak pihak yang sudah memiliki koneksi dengan pihak tertentu di lingkungan pemerintahan Kabupaten Bekasi.

Sementara itu kepala Dinas Pendidikan kabupaten bekasi yang beberapa kali hendak di konfirmasi di kantornya yang bersangkutan tidak berada di tempat.
Sementara no selulernya sudah tidak ada yang dapat di hubungi. (HTM)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edisi Cetak Kupas Tuntas

x
x