
BOGOR | kupastuntasindo.com — Koperasi Serba Usaha (KSU) Sinar Sugih Mukti resmi membentuk Cabang Sulawesi Utara, menandai langkah strategis dalam memperluas jaringan usaha di sektor pertambangan. Langkah ini dituangkan melalui Surat Keputusan Nomor …../SK/SSM/XI/2025 yang ditetapkan di Bogor pada 22 November 2025.
Keputusan ini menegaskan Sulawesi Utara sebagai wilayah potensial dan strategis bagi pengembangan usaha koperasi, seiring meningkatnya kebutuhan pengelolaan sumber daya alam seperti batu bara, minyak, dan emas.
Kolaborasi Strategis dengan RAMBO
Menariknya, pembentukan cabang ini juga dibarengi dengan pembahasan kerja sama strategis dengan Ormas RAMBO (Perkumpulan Rakyat Membela Prabowo), yang dipimpin oleh H. Haetami Abdallah. RAMBO dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, dan kini mulai merambah bidang ekonomi kerakyatan melalui kerja sama dengan koperasi.
Rencana kerja sama mencakup pengelolaan tambang di wilayah Sulawesi dan Sumatera Selatan, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat lokal sekaligus memperkuat jaringan bisnis koperasi.
Koperasi & Ormas Bersinergi
Pihak KSU Sinar Sugih Mukti menekankan bahwa kemitraan dengan organisasi kemasyarakatan bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk memperkuat posisi rakyat dalam pengelolaan sumber daya alam. Dengan kolaborasi ini, koperasi berupaya memastikan manfaat ekonomi langsung dirasakan anggota dan masyarakat sekitar, sekaligus menjaga keberlanjutan usaha di sektor pertambangan.
“Kolaborasi ini membuka peluang baru bagi koperasi untuk tumbuh sekaligus memperluas peran sosialnya. Kita tidak hanya mengelola tambang, tapi juga memastikan masyarakat mendapat manfaat nyata,” ujar pihak koperasi dalam keterangan resmi.
Langkah Berikutnya
Cabang Sulawesi Utara akan segera melakukan konsolidasi internal, pemetaan peluang tambang, dan penyusunan tim teknis kerja sama dengan RAMBO. Inisiatif ini dipandang sebagai tonggak baru bagi koperasi dalam membangun ekonomi berbasis rakyat sekaligus memperluas pengaruh di sektor strategis nasional. (*/ACENG)


Tidak ada komentar